Selasa, 03 Maret 2009
Balas dendam
Kompas, Sabtu, 31 Januari 2009 | 08:12 WIB
Seorang perempuan berusia 19 tahun harus kehilangan kedua kakinya dalam aksi balas dendam dengan memanfaatkan cuaca dingin minus 13,3 derajat Celsius di North Bergen, New Jersey, AS. Frank Cannella, polisi dari North Bergen, hari Kamis (29/1), menuturkan, perempuan yang tidak disebut namanya ini sudah diincar tiga sahabatnya yang juga perempuan yang menaruh dendam karena urusan asuransi.
Perempuan naas ini sebelumnya mengklaim asuransi mobilnya kepada perusahaan asuransi milik Amber Crespo (20), salah satu dari tiga sahabatnya itu. Klaim yang jelas merugikan perusahaan itu membuat Crespo mengajak Maria Contreras-Luciano (22) dan Dyanne Velasquez (21) untuk menjebak perempuan ini dengan mengajaknya ke sebuah acara pesta.
Karena hendak pesta, perempuan itu hanya mengenakan pakaian dan sepatu pesta. Ternyata si perempuan dibawa ke hutan di sebuah pedesaan dan diturunkan di sebuah jalan yang sepi lalu lintas.
Di tengah cuaca dingin, perempuan ini menunggu beberapa jam, berharap ada mobil yang lewat. Mobil pertama pengemudinya hanya meminjamkan telepon seluler, tetapi menolak membawanya.
Telepon digunakan menelepon salah satu dari tiga perempuan yang sengaja meninggalkannya. Jelas telepon ini tidak digubris.
Dia akhirnya harus melewatkan waktu lebih dari satu jam sebelum mobil lainnya tiba dan membawanya ke rumah sakit. Cannella menuturkan, perempuan ini harus menjalani amputasi kedua kakinya, 16 Januari lalu, akibat serangan dingin akut.
Tiga sahabatnya kini dikenai tuduhan penculikan, penyerangan, dan konspirasi dan segera diajukan ke pengadilan. Mereka kini bebas dengan uang jaminan 200.000 dollar AS atau Rp 2,2 miliar.
Sumber : Kompas Cetak
pertama kali gw membaca berita ini gw terenyuh, hanya sedangkal inikah persahabatan mereka?
mereka rela membuat temannya kedinginan dan sendirian di tengah hutan karena masalah asuransi yang berujung pada kehilangan kedua kaki sahabatnya sendiri.
gw juga ga habis pikir, bagaimana Maria dan Dyanne mau diajak untuk berbuat jahat kepada korban. Mereka berdua tidak mempunyai masalah dengan si korban tetapi mereka tetap ambil andil dalam menjebak korban. itukah arti setia kawan bagi mereka?
mungkin saat membaca berita ini dipikiran kalian teringat dengan kata pepatah, pintar-pintarlah mencari sahabat. sahabat sejati sulit untuk dicari.
memang benar pepatah tersebut, tapi menurut gw, selain kita harus pintar mencari sahabat, kita juga harus pintar membawa diri saat menjalin persahabatan dengan orang lain. jika kita yang tidak baik membawa diri, akhirnya kita tidak mempunyai sahabat sama sekali bahkan bisa menjadi korban pengucilan oleh para sahabat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar