Jumat, 15 Mei 2009

kemacetan di Jakarta

Hari kamis kemarin saya&senior mempunyai janji bertemu dengan salah satu dosen pada jam 08.30. mengetahui hal tersebut, saya yang berdomisili di Bekasi segera berangkat dari rumah jam setengah 7 ke kampus yang berada di Sudirman.

hari itu cuaca sedang dingin karena dari tadi malam sampai detik saya naik bus hujan sedang turun. jam 7 bus yang menuju blok M itu pun datang, untungnya tidak ramai sehingga saya bisa duduk dan tidak perlu berdiri selama perjalanan.

setelah membayar tarif bus, saya pun tertidur karena kemarin saya begadang untuk membuat tugas. setelah beberapa kali bangun-tidur-bangun, saya menyadari bahwa jalanan saat itu sangat macet(memang biasanya terjadi kemacetan tapi kali ini lebih parah. mungkin juga pengaruh hujan). Waktu saya melihat jam, waktu menunjukkan pukul 8 sedangkan saya belum masuk Halim. Saya pun panik. Bagaimana dengan janji saya?
Mengetahui hal tersebut, saya menelepon teman saya yang sudah berada di kampus untuk menggantikan saya.

Setelah saya selesai menelepon teman saya, saya tidak bisa tidur lagi. saya terus berfikir, mengapa kemacetan di Jakarta separah ini?
Saya terus memandangi jalanan luar.
Saya bisa melihat orang-orang yang sedang berada di dalam mobil yang terjebak kemacetan dari dalam bus. Mobil yang besar-besar dan bagus-bagus itu hanya berisi seorang atau dua orang di dalamnya.

Saya berpikir, bagaimana kalau mereka tidak membawa mobil sendiri-sendiri tetapi naik transportasi umum ataupun pergi bersama temannya sehingga dalam satu mobil bisa terdapat 4-5 orang di dalamnya?

Dengan seperti itu seharusnya pengeluaran bisa lebih ditekan, karena membayar bersama-sama (patungan) bensin mobil temannya yang searah atau membayar tarif transportasi umum akan lebih murah dibanding membayar bensin untuk mobilnya sendiri.
Lagipula mobil-mobil yang terjebak macet ini tidak semuanya berjenis mobil automatic, tetapi juga manual. Tidakkah mereka lelah mengemudikannya dikala macet seperti itu?

Mungkin ini hanya masalah prestige, pandangan teman-temannya, dan sebagainya.
Mungkin mereka malu pergi ke kantor, atau ke kampus, atau ke sekolah tidak memakai transportasi sendiri.
Jika mereka membawa transportasi sendiri karena alasan praktis tidak perlu turun-naik kendaraan umum dan panas, hmm.. apakah mereka tidak mengetahui kalau sekarang tersedia bus TransJakarta yang sudah hampir menjangkau seluruh Jakarta dengan hanya 3500 rupiah? tanpa panas dan tanpa macet.

Sewaktu saya memandangi salah satu mobil di sebelah bus saya, saya dapat melihat piring makan yang ditaruh di atas dashboard. Piring itu berisi makanan, nasi goreng (yang saya tebak adalah makan pagi orang tersebut), selagi macet dan mobilnya berhenti, pengemudi itu menyuapkan makanan itu ke mulutnya. Begitu terus sampai makanan itu habis. Melihat hal tersebut saya kembali berpikir, apakah pengemudi tersebut sudah mengetahui bahwa jalanan ke Jakarta pasti macet sehingga ia bisa sarapan di dalam mobil? huah.. kelakuan orang Jakarta memang tidak bisa diterka.. sangat kreatif..

Tak berapa lama kemudian acara lamunan saya pun berakhir. Saya sudah tiba di tempat seharusnya saya berhenti dan waktu menunjukkan pukul 9.15.
haahh, baru kali ini saya melakukan perjalanan 22km dengan hampir 2,5 jam.
lama perkuliahan saya saja dihari itu hanya 1 jam 40 menit (2sks), tidak sebanding dengan lama perjalanan pergi saya..
walaupun seperti itu, saya tetap semangat menjalani kuliah saya di hari itu.
SEMANGAT!! :D

(L)

2 komentar:

timo mengatakan...

hm, observasi yang menarik tentang kemacetan di jakarta. apalagi bagian makan nasi goreng dalem mobil ahahaha gokil!
tapi ini masalah ruwet, ga bisa nyalahin pengguna jalan juga. proyek busway yang katanya bisa ngurangin jumlah mobil pribadi di jalanan aja masih semrawut, keliatan dari ketidakmampuan armada transjakarta untuk menampung penumpang, blom lagi dari sarana dan prasarana yang cenderung kurang terawat...

btw salam kenal, hasil dari blogwalking...hehe!

Marsha mengatakan...

timoooo... lo ga kenal gw ya? hehe..
parah luu... ;p
thanks udah sharing dan mengomentari blog gw :)