here we go again...
We came to a end
And I know if this is the end, we will not begin to anywhere
:(
And I'm not happy about that
Sabtu, 24 November 2012
Minggu, 04 November 2012
Back Together
Mungkin beberapa orang sering bertanya, mengapa orang yang sudah putus, sudah tau bahwa tidak cocok, namun tetap akhirnya kembali dan bersama. yaa.. setidaknya berusaha ingin kembali.
Saya tidak tahu.. Tapi mungkin karena mereka pernah saling jatuh cinta
Mungkin karena perasaan senang dan perasaan jatuh cinta yang dulu sangat nyata
Ketidak cocokan yang muncul tidak sebanding dengan perasaan nyata yang dulu mereka rasakan
Yah mungkin ini jawaban yang paling pas
Kalau boleh ngalor ngidul sebentar, Chris Brown dan Rihanna yang dulu sempat putus karena adanya kekerasan dalam berpacaran, sekarang sudah kembali bersama.
Walaupun public sangat menentang hal tersebut, namun pasangan ini tetap bersama.
Alasannya? mereka masih saling mencintai.
Iya, (bagi mereka) cinta mereka nyata.
Kesalahan, ketidak cocokan, apapun itu pasti ada dalam hubungan.
Namun sebandingkah dengan cinta yang ada?
Hal itu kembali lagi ke tiap pasangan yang menilainya.
Sudah sering bagi saya untuk terus diberikan nasehat bahwa saya harus berjalan maju dan tidak menengok ke belakang
Namun sepertinya bukan saya saja yang masih melihat ke belakang.
Kedua orang tua saya juga masih melihat ke belakang
Mereka, dalam waktu terpisah, menanyakan si X.
Bokap ketika nonton pertandingan bola salah satu club favorite X, "Si X masih suka nonton bola? Ini lagi tanding nih."
Saya juga tidak tahu dari mana bokap tahu bahwa X menyukai bola.
Dulu sih pernah X datang ke rumah dan menonton pertandingan bola dan bercakap sebentar dengan bokap. Namun itu sudah lamaaaa sekali.
Seperti tidak mau kalah dengan bokap, nyokap juga pernah bertanya kepada saya
"Sha si X sekarang udah semester berapa? Udah skripsi belum dia? Udah sampe mana skripsinya?"
ah, ternyata mereka peduli terhadap X.
Ternyata bukan saya saja yang masih peduli.
Namun sepertinya bukan saya saja yang masih melihat ke belakang.
Kedua orang tua saya juga masih melihat ke belakang
Mereka, dalam waktu terpisah, menanyakan si X.
Bokap ketika nonton pertandingan bola salah satu club favorite X, "Si X masih suka nonton bola? Ini lagi tanding nih."
Saya juga tidak tahu dari mana bokap tahu bahwa X menyukai bola.
Dulu sih pernah X datang ke rumah dan menonton pertandingan bola dan bercakap sebentar dengan bokap. Namun itu sudah lamaaaa sekali.
Seperti tidak mau kalah dengan bokap, nyokap juga pernah bertanya kepada saya
"Sha si X sekarang udah semester berapa? Udah skripsi belum dia? Udah sampe mana skripsinya?"
ah, ternyata mereka peduli terhadap X.
Ternyata bukan saya saja yang masih peduli.
Langganan:
Komentar (Atom)